Sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah se-Indonesia tampaknya bakal mengalami banyak peningkatan berkat digulirkannya standarisasi nasional yang disusun oleh Majelis Pendidikan dan Pengajaran (MPP) Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islamiyyah. Standarisasi ini diberlakukan mulai bulan Juli pada awal tahun pelajaran 2018-2019.

Hal ini disampaikan oleh Ali Umar Basalamah, Ketua MPP saat membuka pelatihan Kepala Sekolah, Guru PAI dan Bahasa Arab. Rabu pagi, 9 Mei 2018 di Purwokerto, Jawa Tengah.

“Saat ini ada sekolah yang unggul kurikulum agamanya dan adapula yang unggul kurikulum umumnya. Karena itu pada tahun yang akan datang akan ditingkatkan keduanya” ungkap Ali Umar Basalamah.

Menurutnya sudah semestinya Al Irsyad memprioritaskan peningkatan pelajaran umum dan agama sekaligus. Karena sekolah kita berusaha melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus siap untuk berdakwah.

“Tentu kita harus yakin bahwa menambah kurikulum agama tidak akan membebani siswa. Buktinya sekolah-sekolah Al Irsyad yang menambah jam untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) justru berhasil meningkatkan prestasi akademik para siswanya,” terang Ali Umar Basalamah.

Hal ini karena peningkatan kesalehan dan akhlak siswa sangat mendukung tumbuhnya semangat dan tanggungjawab siswa dalam belajar. Maka sangat wajar bila kurikulum PAI menjadi kurikulum yang paling diutamakan di sekolah-sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah.

“Tentunya semua amal baik ini membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Butuh waktu, namun tetap kita mulai dari kurikulumnya lalu SDMnya baru kemudian kepada siswa-siswa kita” jelasnya.

Direncanakan, pelatihan akan berlangsung hingga Jumat siang (11/5) dengan pokok materinya berupa pendampingan penyusunan program kerja sekolah yang disesuaikan dengan standarisasi yang disusun oleh MPP.

“Insya Allah beberapa tahun ke depan, sekolah-sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah akan menjadi sekolah-sekolah terbaik di setiap wilayah. Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita ini.” Tutup Ali Umar Basalamah.()