PURWOKERTO– Dua guru mata pelajaran biologi SMPAl Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Apriliana Rahayuningsih dan Rara Kenthi dinobatkan meraih juara 3 karya tulis ilmiah populer se-Indonesia dalam ajang Atsiri 2018 kategori mahasiswa dan umum, Kamis (26/4) lalu.

Lomba ini diikuti pada Desember lalu di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, namun penyerahan hadiah baru dilakukan pada akhir April lalu di Pelataran Candi Prambanan. Lomba ini merupakan bagian dari kegiatan Asian Aromatherapy Conferense, Asian Aroma Ingredients Congress & Expo yang diselenggarakan oleh Dewan Atsiri Indonesia.

Keduanya unggul berkat riset mereka yang berjudul “Permen Jelly Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix D.S) sebagai Obat Difteri”. Mereka berharap hasil riset ini dapat membantu mengobati penyakit difteri, apalagi anak-anak akan menyukai karena obat ini berbentuk permen.

Dalam ajang itu, tidak kurang ada 100 karya ilmiah yang lolos tahap pertama. Lalu dipilih 54 karya terbaik untuk dipilih menjadi 3 terbaik. Kedua guru ini bersyukur lantaran karya ilmiahnya mendapat perhatian dari juri dan berharap dapat dikembangkan menjadi obat difteri. Mereka berhak mendapatkan plakat dan bantuan penelitian sebesar Rp 7,5 juta.

”Kami senang dan tidak menyangka. Riset ini insyaAllah bermanfaat bagi dunia riset ilmiah, terutama bagi upaya untuk menemukan obat difteri yang bagus, murah, dan disukai anak-anak,” kata Apriliana Rahayuningsih.