BONDOWOSO. Kabar baik datang dari Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadits (MHQH) tingkat ASEAN-Pasifik ke-10 tahun 2018. Karena santri Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso berhasil meraih nilai tertinggi kategori musabaqah hafalan hadits.

Dialah Muhammad Izhar Assahmy yang berhasil membuktikan diri hafal 500 hadits sahih di hadapan para penguji. Diantara materi yang diujikan yaitu kemampuan melengkapi potongan hadist, menyebutkan sanad hadits, fiqih hadist, dan perbandingan dengan hadits-hadist lainnya.

Hasilnya, tak hanya meraih piala juara 1, namun juga mendapat hadiah undangan haji dari kerajaan dan uang sebesar 15.000 real.

Penghargaan ini diberikan kepada Muhammad Izhar Assahmy pada acara malam ramah tamah dan penutupan MHQH tingkat ASEAN-pasifik pada kamis malam (22/3) di Hotel Ritz Carlton‎ Jakarta.

Hadir dalam acara ini Pangeran Khaled Bin Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud, didampingi Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Untuk Indonesia Syekh Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi. Hadir pula Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Siang sebelumnya, para peserta juga diajak ke Istana untuk mengikuti ramah tamah bersama Presiden Jokowi.

Musabaqah ini digelar di masjid Istiqlal pada 20-22 Maret 2018 dan diikuti oleh 70 penghafal Alquran dan 14 penghafal hadist yang berasal dari 14 Negara ASEAN-Pasifik. 84 peserta ini merupakan para peraih nilai tertinggi pada kegiatan serupa tingkat nasional pada bulan sebelumnya.

Prestasi ini semakin mempertegas kualitas Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso, apalagi prestasi semacam ini juga diraih pada tahun sebelumnya oleh santri bernama Bagus Ekodono, yang meraih juara 2 Musabaqah Hafalan Hadis tingkat ASEAN-Pasifik ke 9 tahun 2017.

“Alhamdulillah, prestasi ini sangat membanggakan. Terlebih lagi, keberhasilan ini semakin meningkatkan nama baik ma’had dan Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso juga Indonesia,” terang ustaz Faisol Gumlas, kepala MA Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso.

Menurutnya, menghafal Alquran dan Hadits merupakan program unggulan di ma’had yang dipimpinnya. “Ma’had berusaha mencetak da’i dan ulama yang bagus. Sehingga kami menekankan pentingnya memahami Alquran dan hadist. Alhamdulillah, hasilnya cukup membanggakan, dan semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan layanan agar potensi-potensi siswa dapat meningkat.”()