Purwokerto. Semua siswa kelas 10 SMA Boarding Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto sudah siap berangkat untuk belajar di Mesir. Sebagaimana tampak dari acara pelepasan siswa peserta overseas program pada Kamis pagi ini (22/2) di Sida Luhur Ballroom Hotel Santika Purwokerto.

Tidak kurang ada 47 siswa yang dilepas, yaitu 18 siswa putra dan 29 siswa putri. Termasuk juga dilepas 3 guru pendamping, yaitu Ustaz Nandi Mulyadi, M.Pd.I, Ustazah Sarah Abdurrahmah, Lc. dan Ustazah Miratun Nisa, Lc.

Para siswa kelas 10 ini merupakan peserta overseas program tahun kedua yang akan berangkat pada bulan depan. Sebelumnya, SMA Boarding ini juga telah mengirim siswa kelas XI pada akhir tahun 2017.

Hadir menyambut dan melepas dalam acara ini, ust Totok Yulianto ketua Harian LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokrto. Tampak pula para kepala sekolah Al Irsyad Al Islmiyyah Purwokerto dari jenjang KB, TK, SMP, SMAIT, hingga kepala SMP dan SMA Boarding.

Pelepasan ini juga dihadiri seluruh orang tua peserta overseas program. Para orang tua ini tampak terharu saat para siswa peserta overseas program naik ke atas panggung dan membacakan komitmen mereka untuk belajar sungguh-sungguh selama belajar di Mesir.

“Saya bersyukur program ini telah sukses pada penyelenggaraan tahun lalu, sehingga insyaAllah tahun ini akan lebih baik lagi,” terang Totok Yulianto saat sambutan.

Overseas Program ini menargetkan siswa mampu menambah hafalan 9 jus, mampu lulus pelatihan bahasa arab, dan mendapat sertifikat sanad Alquran. Sertifikat sanad ini merupakan bukti bahwa siswa mampu membaca Alquran sebagaimana Rasulullah Muhammad saw. membaca Alquran.

Selama di Mesir, para siswa akan belajar Bahasa Arab di lembaga Nile Center. Sementara itu, pihak sekolah akan menyiapkan para syaikh hafiz Alquran untuk mengajar kitab-kitab sanad sekaligus memperbaiki bacaan para siswa. Kepada para syaikh ini pula para siswa akan menyetorkan target hafalannya masing-masing.

Selain itu, para siswa juga akan diajak menikmati wisata sejarah di berbagai situs sejarah Islam, juga beberapa destinasi wisata dunia yang ada di Mesir. Termasuk berkunjung ke Kampus-kampus Al Azhar untuk memotivasi siswa untuk melanjutkan kuliah di Mesir ataupun di luar negeri lainnya.

“Melepas anak belajar ke Mesir tentu saja berat. Tetapi saya yakin para orang tua senantiasa mendukung dan berdoa agar anak-anaknya dapat belajar dengan tekun sehingga saat pulang sudah menjadi anak yang jauh lebih baik lagi. Lebih baik hafalannya, lebih baik kemampuan bahasa arabnya, dan tentu lebih baik akhlaknya,” tambah Totok Yulianto.[]