Sidrap-Sulsel. Keseriusan MTs Al Irsyad Al Islamiyyah Kab. Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan dalam melatih skill komunikasi publik tampak jelas terlihat dalam praktek Muhadhoroh setiap senin siang. Tak hanya skill berbicara di hadapan halayak, namun juga lengkap dengan kemampuan 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

“Muhadharah ini tidak sekadar kegiatan latihan pidato. Namun telah dikembangkan menjadi pembelajaran yang lebih spesifik dan aplikatif dalam mempersiapkan para siswa agar kelak siap terjun di masyarakat,” terang Abdul Gafur Syarifuddin, kepala sekolah.

“Program ini direncanakan dengan baik, pendampingan dengan teliti, dan materi pelatihan yang terperinci. Muhadharah ini juga berlaku untuk semua siswa, dari kelas 7, 8, dan 9,” lanjutnya.
Sekurang-kuranya, siswa yang tampil dapat menguasai halayak melalui materi yang disiapkan sebelumnya. Termasuk dapat memahami respon halayak dan dapat mengelola penampilan sepanjang muhadharah.

Menurutnya, kesiapan materi, mental, dan percaya diri menjadi bekal wajib setiap siswa. Selain kemampuan artikulasi, gesture (bahasa tubuh), dan kecepatan improvisasi dalam menyajikan kalimat-kalimat yang baik dan tepat.

Muhadharah juga meningkatkan pengalaman bagi penceramah maupun bagi audiens. Bahkan audien dapat mengambil pelajaran dari pemilihan materi, penyajian materi, dan gaya penyampaian para penceramah sebagai bahan penting bagi dirinya agar siap saat tampil dalam kesempatan berikutnya.()