Bondowoso. Muhammad Izhar, santri Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso mendapat undangan Musabaqah Tahunan Penghafal Al-qur’an dan 500 hadist yang di selenggarakan oleh Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Sa’ud.

Musabaqah ini merupakan acara tahunan yang sudah digelar sejak sepuluh tahun yang lalu. Peserta lomba ini meliputi seluruh nusantara, dan sang juara akan diajak untuk mengikuti jenjang berikutnya se Asia-Pasifik.

Izhar menuturkan telah menghafal ratusan hadis sesuai target lomba. “insyallah semua sudah saya hafalkan, tinggal memantapkan saja. Insyaallah kalau niat kita baik, maka Allah Swt akan menjawab dengan kejutan yang baik,” jawab Izhar.

Izhar mulai menghafal Hadist selama tiga bulan belakangan ini, ia dibimbing langsung oleh ustaz Bagus Eko Dono, salah satu Ustaz di Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah yang pada tahun sebelumnya berhasil menjuarai lomba ini hingga tingkat Asia-apasifik.

“Memang tanggung jawab Izhar saat ini cukup berat, karena nama Ma’had Al Irsyad Al Islamiyyah Bondowoso sudah menjadi perbincangan yang hangat tentunya di manca negara yang mengikuti Musabaqah ini, karena kita tahu, tahun lalu juaranya dari Ma’had kita. Mau tidak mau kita para asatidzah, wali santri, dan Izhar harus esktra kuat berdo’a dan berikhtiar demi anak kita,” kata ustaz Huzeim Miftah, kepala asrama yang juga alumnus ma’had ini.

Izhar dikenal sebagai santri yang sering dipercaya untuk mengimami shalat berjamaah, karena hafalan Alqurannya banyak dan suaranya bagus. Tahun lalu, Izhar juga berhasil tampil menjadi imam Salat Idul Adha.

Saat ini, Izhar telah berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti lomba pada pekan depan. Banyak yang berharap, Izhar akan meraih keberhasilan sebagaimana ustaz Bagus Eko Dono.

Keberangkatan Izhar bahkan terasa sangat mengharukan. Karena Izhar bukan hanya membawa nama baik ma’had, namun juga nama baik umat Islam se Jawa Timur, dan khususnya Bondowoso.

“Izhar membawa semua harapan kita, jadi mari sama-sama mendoakan keberhasilan Izhar,” tutup Huzem Miftah.(Hary)