Purwokerto. Akhir pekan lalu terasa istimewa bagi 157 siswa kelas 3 SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto. Karena mereka dipertemukan oleh sekolah dengan 3 orang fasilitator dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan diajak belajar merancang, merakit dan menerbangkan pesawat mini.

Ketiga fasilitator Hari Wahyudi Sukarno, Dodik Fajar Wahyudi, dan Edi Budiyanto tampak dikerubuti para siswa yang ingin bertanya langsung saat sesi praktek. Para siswa tampak tak sabar untuk segera merakit dan menerbangkan pesawat buatannya sendiri.

Tak hanya merakit dan menerbangkan pesawat mini, hari itu siswa juga diajak menonton materi tentang aero modelling di Aula, juga mengenal pesawat drone, dan menjajal simulasi menerbangkan pesawat.

Melalui kegiatan ini siswa memperoleh pengetahuan tentang perubahan energi yaitu perubahan energi kimia menjadi energi gerak. Diharapkan siswa mampu memahami cara memanfaatkan sumberdaya alam untuk kepentingan manusia seperti dalam bidang transportasi dengan diciptakannya pesawat terbang.

“Siswa juga mendapatkan pengalaman konkrit dengan merakit dan menerbangkan miniatur pesawat sehingga dapat memahami bagaimana pemanfaatan teknologi dimulai dari hal yang sederhana. Pada kegiatan ini juga disajikan pembelajaran dengan metode permainan simulasi menerbangkan pesawat sehingga siswa tidak mengalami kejenuhan bahkan semakin bersemangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran,” terang ustaz Alex Nanang Agus Sifa, S.UD., M.Pd.I., kepala sekolah.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran kontekstual dapat membantu siswa memahami pelajaran dengan lebih mudah dan menarik. Siswa dapat mengikuti pelajaran di sekolah dengan gembira tetapi tetap bermakna. Metode pembelajaran seperti inilah yang senantiasa dikembangkan oleh sekolah, bukan hanya pembelajaran yang teoritis.[Sri W]